20.12.11

                                                                        BAB I 






BAB I


                                                                  PENDAHULUAN 

1.1. Latar Belakang
         Air adalah anugerah Tuhan. Jumlahnya sangat banyak, jauh melebihi semua keperluan (Meinzen Dick and Rosegrant,2001). 
        Banjir di indonesia belakangan ini memang bukan lagi hal yang baru untuk di dengar maupun di simak, karena setiap tahun banjir yang terjadi hampir di setiap penjuru daerah terkena dampak banjir, yang kerap meresahkan warga yang tinggal di dataran rendah, pinggiran sungai maupun daerah perkotaan yang sering terkena banjir. 
       Walau dataran tinggi sangat minim terkena banjir, tapi penanggulangan sejak dini sangat baik dengan mengunakan biopori resapan untuk mencegah datangnya air dari dataran tinggi yang menyebabkan dataran rendah kewalahan menampung air yang jumlah volumenya sangat banyak. Karena banjir merupakan fenomena alam dimana terjadi kelebihan air tidak tertampung / drainese di suatu daerah yang tertutup akibat curah hujan yang berlebih dan dinding menghalang aliran air, sungai yang sempit karena tumpukan sampah sehingga menimbulkan genangan air yang banyak. Dan kurangnya daya resap tanah terhadap air juga dapat mengakibatkan genangan air semakin meningkat. Mungkin kurangnya peranan masyarakat dan keseriusan pemerintah untuk mencegah banjir baik yang akan datang di masa depan maupaun di masa sekarang. Beberapa penyabab terjadinya banjir mungkin disebabkan oleh kelestarian alam yang sudah rusak. Pohon-pohon di tebangi dimana-mana. adanya kebakaran hutan yang di sengaja untuk kepentingan manusia. pohon adalah sahabat air dengan menebangnya maka tidak adanya penyerpan yang efektif 1.2. Rumusan masalah Jadi rumusan masalah di atas dapat di simpulkan bahwa banjir merupakan bencana alam yang harus di tinjau secara mendalam dan serius karena banjir yang akan datang di masa depan mungkin akan lebih buruk di masa depan atau sebaliknya. 1.3. Pembatasan masalah 1.4. Tujuan penelitian 1.5. Manfaat penelitian BAB II LANDASAN TEORI

30.10.11